AKTIVA ( ASET )
Penjualan
Aktiva Tetap
Apabila suatu
aktiva tetap dijual, maka nilai buku aktiva tersebut harus dibandingkan dnegan
hasil penjualannya.
Perlakuan Akuntansi Aktiva Tetap
Perlakuan
akuntansi aktiva tetap adalah salah satu topik bahasan yang luas di wilayah
Akuntansi. Perlu satu buku khusus untuk membahasnya.
Kapitalisasi Perolehan Aktiva
Tetap
Biaya-biya
yang perlu di kapitalisasi adalah harga Perolehan + Biaya
yang dikeluarkan dalam mempersiapkan aktiva
tersebut untuk penggunaan yang dimaksudkan,
Harga
Perolehan = Nilai Pasar Wajar aktiva diterima (jika aktiva diperoleh dengan
cara membeli); atau Kas yang dibayarkan ditambah Nilai Pasar Wajar aktiva yang
diberikan (jika aktiva diperoleh dengan cara pertukaran).
Laba
Penjualan aktiva tetap
Contoh :
Pada tanggal 1 juli 1992, CV.Ciliwung menjual sebuah mobil
dengan harga Rp16.000.000,00. Mobil tersebut di beli perusahaan dengan harga
perolehan Rp60.000.000,00 dan sampai denga tanggal 1 januari 1992 ,telah di depresiasi sebesar
Rp41.000.000,00.Biaya depresiasi selama 6 bulan untuk tahun 1992 berjumlah Rp8.000.000,00.Jurnal untuk
mencatat biaya depresiasi tersebut dan memutahirkan akumulasi depresiasi sampai dengan tanggal 1
Juli 1992 adalah :
Juli 1
Biaya depresiasi mobil..........................Rp8.000.000,00
Akumulasi depr. Mobil...................................
Rp8.000.000
(untuk mencatat biaya depresiasi selama 6 bulan tahun 1992).
Setelah saldo di
akumulasi depresiasi dimutahirkan, maka laba atau rugi penjualan dapat di
hitung dengan cara berikut :
Harga perolehan mobil......................... Rp60.000.000,00
Akumulasi depresiasi
(Rp41.000.000,00 + Rp8.000.000,00) (49.000.000,00)
Nilai buku pada saat penjualan........... Rp11.000.000,00
Hasil penjualan mobil........................ (16.000.000,00)
Laba penjualan mobil........................ Rp5.000.000,00
Jurnal untuk
mencatat penjualan dan laba penjualan mobil diatas adalah :
Juli 1 Kas.................................................... Rp16.000.000,00
Akumulasi Depr.Mobil.................... Rp49.000.000,00
Mobi;...................................
Rp60.000.000,00
Laba penjualan aktiva tetap
5.000.000,00
(untuk membayar penjualan dan laba penjualan mobil)
Laba penjualan
aktiva tetap dilaporkan dalam laporan rugi-laba pada bagian pendapatan dan
keuntungan lain-lain.
Menghitung
Rugi Penjualan Aktiva Tetap
Dengan menggunakan
contoh di atas, dimisalkan CV.Ciliwung menjual Mobil tersebut dengan harga
Rp9.000.000,00.dalam hal ini perusahaan menderita rugi sebesar Rp2.000.000,00
dengan perhitunga sebgai berikut :
Harg perilehan mobil.................................................... Rp60.000.000,00
Akumulasi
depresiasi
(Rp41.000.000,00 + Rp8.000.000,00).................. (49.000.000,00)
Nilai buku pada
saat penjualan...................................... Rp11.000.000,00
Hasil penjualan
mobil................................................... (9.000.000,00)
Rugi penjualan
mobil................................................... Rp2.000.000,00
Maka jurnal untuk
mencatat penjualan mobil dan kerugiannya adalah :
Juli 1 Kas
................................................... Rp9.000.000,00
Akumulasi Depr. Mobil.................... Rp49.000.000,00
Rugi penjualan aktiva tetap............. 2.000.000,00
Harga Mobil........................... Rp60.000.000,00
(untuk mencatat penjualan dan rugi penjualan)
Harga
Perolehan
Harga perolehan
atau sumber alam adalah harga tunai atau harga pasar aktiva yang diserahkan
atau diperoleh ,tergantung mana yang lebih rendah untuk mendapatkan sumber alam
dan menyiapkannya sesuai dengan maksud pemilikan aktiva tersebut.
Penyusutan
Menurut PSAK Nomor 17, penyusutan
adalah alokasi umlah suatu aktiva yang dapat disusutkan sepanjang masa manfaat
yang diestimasi. Besarnya penyusutan untuk periode akuntansi dibebankan ke pendapatan baik
secara langsung maupun tidak langsung.
Aktiva yang dapat disusutkan adalah yang:
1. Diharapkan untuk digunakan
selama lebih dari periode akuntansi
2. Memiliki suatu manfaat yang
terbatas
3. Ditahan oleh suatu perusahaan
yang digunakan dalam produksi atau memasok barang dan jasa untuk disewakan,
atau untuk tujuan administrasi.
Masa manfaatnya diukur dengan periode suatu aktiva yang diharapkan
digunakan oleh perusahaan atau jumlah produksi atau unit serupa yang diharapkan
diperoleh dari aktiva oleh perusahaan.
Metode Penuyusutan
Aktiva tetap kecuali tanah akan makin berkurang kemampuannya untuk
memberikan jasa bersamaan dengan berlakunya waktu.
Contoh Perhitungan Penyusutan
PT. Maju Makmur memiliki Aktiva Tetap
Berwujud yang diperolehnya tahun 1995 sebagai berikut:
|
No.
|
Jenis Harta
|
Tahun Perolehan
|
Masa Manfaat
|
Harga Perolehan
|
Kelompok
|
|
1.
2.
3.
|
Mesin I
Mesin II
Truck
|
1995
1995
1995
|
8 tahun
8 tahun
8 tahun
|
Rp.200.000.000
Rp.150.000.000
Rp. 70.000.000
|
II
II
II
|
Aktiva tetap tersebut disusutkan
dengan menggunakan metode garis lurus (Dasar Penyusutan = Harga Perolehan),
maka perhitungan penyusutan tahun 1995:
Mesin I = 12,5% x
Rp. 200.000.000 = Rp. 31.250.000
Mesin II = 12,5% x
Rp.150.000.000 =Rp. 18.750.000
Jumlah Penyusutan tahun
1995 Rp.58.750.000.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Buruan Cob,,, Ssaran dan komentarnya,,,,!!!!