Kamis, 29 Maret 2012

Mata kuliah Akuntansi tentang ASET


AKTIVA ( ASET )
Penjualan Aktiva Tetap
Apabila suatu aktiva tetap dijual, maka nilai buku aktiva tersebut harus dibandingkan dnegan hasil penjualannya.

Perlakuan Akuntansi Aktiva Tetap

Perlakuan akuntansi aktiva tetap adalah salah satu topik bahasan yang luas di wilayah Akuntansi. Perlu satu buku khusus untuk membahasnya.


Kapitalisasi Perolehan Aktiva Tetap

Biaya-biya yang perlu di kapitalisasi adalah harga Perolehan + Biaya yang dikeluarkan dalam mempersiapkan aktiva tersebut untuk penggunaan yang dimaksudkan,

Harga Perolehan = Nilai Pasar Wajar aktiva diterima (jika aktiva diperoleh dengan cara membeli); atau Kas yang dibayarkan ditambah Nilai Pasar Wajar aktiva yang diberikan (jika aktiva diperoleh dengan cara pertukaran).
Laba Penjualan aktiva tetap
Contoh :
Pada tanggal  1 juli 1992, CV.Ciliwung menjual sebuah mobil dengan harga Rp16.000.000,00. Mobil tersebut di beli perusahaan dengan harga perolehan Rp60.000.000,00 dan sampai denga tanggal 1 januari  1992 ,telah di depresiasi sebesar Rp41.000.000,00.Biaya depresiasi selama 6 bulan untuk tahun 1992  berjumlah Rp8.000.000,00.Jurnal untuk mencatat biaya depresiasi tersebut dan memutahirkan  akumulasi depresiasi sampai dengan tanggal 1 Juli 1992 adalah :
Juli  1  Biaya depresiasi mobil..........................Rp8.000.000,00
Akumulasi depr. Mobil................................... Rp8.000.000
(untuk mencatat biaya depresiasi selama 6 bulan tahun 1992).
Setelah saldo di akumulasi depresiasi dimutahirkan, maka laba atau rugi penjualan dapat di hitung dengan cara berikut :
Harga perolehan mobil.........................    Rp60.000.000,00
Akumulasi depresiasi
(Rp41.000.000,00 + Rp8.000.000,00)         (49.000.000,00)
Nilai buku pada saat penjualan...........      Rp11.000.000,00
Hasil penjualan mobil........................           (16.000.000,00)
Laba penjualan mobil........................          Rp5.000.000,00
Jurnal untuk mencatat penjualan dan laba penjualan mobil diatas adalah :
Juli  1  Kas....................................................         Rp16.000.000,00
Akumulasi Depr.Mobil....................          Rp49.000.000,00
Mobi;...................................                                   Rp60.000.000,00
Laba penjualan aktiva tetap                                          5.000.000,00
(untuk membayar penjualan dan laba penjualan mobil)
Laba penjualan aktiva tetap dilaporkan dalam laporan rugi-laba pada bagian pendapatan dan keuntungan lain-lain.
Menghitung Rugi Penjualan Aktiva Tetap
Dengan menggunakan contoh di atas, dimisalkan CV.Ciliwung menjual Mobil tersebut dengan harga Rp9.000.000,00.dalam hal ini perusahaan menderita rugi sebesar Rp2.000.000,00 dengan perhitunga sebgai berikut :
Harg perilehan mobil....................................................   Rp60.000.000,00
Akumulasi depresiasi
(Rp41.000.000,00 + Rp8.000.000,00)..................     (49.000.000,00)
Nilai buku pada saat penjualan......................................  Rp11.000.000,00
Hasil penjualan mobil...................................................         (9.000.000,00)
Rugi penjualan mobil...................................................      Rp2.000.000,00

Maka jurnal untuk mencatat penjualan mobil dan kerugiannya adalah :
Juli  1     Kas ...................................................  Rp9.000.000,00
Akumulasi Depr. Mobil.................... Rp49.000.000,00
Rugi penjualan aktiva tetap.............         2.000.000,00
Harga Mobil...........................                              Rp60.000.000,00
(untuk mencatat penjualan dan rugi penjualan)
Harga Perolehan
Harga perolehan atau sumber alam adalah harga tunai atau harga pasar aktiva yang diserahkan atau diperoleh ,tergantung mana yang lebih rendah untuk mendapatkan sumber alam dan menyiapkannya sesuai dengan maksud pemilikan aktiva tersebut.
Penyusutan
Menurut PSAK Nomor 17, penyusutan adalah alokasi umlah suatu aktiva yang dapat disusutkan sepanjang masa manfaat yang diestimasi. Besarnya penyusutan untuk periode akuntansi dibebankan ke pendapatan baik secara langsung maupun tidak langsung.
Aktiva yang dapat disusutkan adalah yang:
1.       Diharapkan untuk digunakan selama lebih dari periode akuntansi
2.       Memiliki suatu manfaat yang terbatas
3.       Ditahan oleh suatu perusahaan yang digunakan dalam produksi atau memasok barang dan jasa untuk disewakan, atau untuk tujuan administrasi.
Masa manfaatnya diukur dengan periode suatu aktiva yang diharapkan digunakan oleh perusahaan atau jumlah produksi atau unit serupa yang diharapkan diperoleh dari aktiva oleh perusahaan.
Metode Penuyusutan
Aktiva tetap kecuali tanah akan makin berkurang kemampuannya untuk memberikan jasa bersamaan dengan berlakunya waktu.
Contoh Perhitungan Penyusutan
PT. Maju Makmur memiliki Aktiva Tetap Berwujud yang diperolehnya tahun 1995 sebagai berikut:
No.
Jenis Harta
Tahun Perolehan
Masa Manfaat
Harga Perolehan
Kelompok
1.
2.
3.
Mesin I
Mesin II
Truck
1995
1995
1995
8 tahun
8 tahun
8 tahun
Rp.200.000.000
Rp.150.000.000
Rp.  70.000.000
II
II
II
Aktiva tetap tersebut disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus (Dasar Penyusutan = Harga Perolehan), maka perhitungan penyusutan tahun 1995:
Mesin I   = 12,5% x Rp. 200.000.000   = Rp. 31.250.000
Mesin II  = 12,5% x Rp.150.000.000    =Rp. 18.750.000
Truck      = 12,5% x Rp.  70.000.000     =Rp.   8.750.000
Jumlah Penyusutan tahun 1995                Rp.58.750.000.

Sampai di sini dulu pembelajaran tentang Aset/aktiva,bila kurang puas,di lain waktu akan saya coba tulis lebih lengkap lagi,,, 
Terimakasih,,,,,!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Buruan Cob,,, Ssaran dan komentarnya,,,,!!!!